SURABAYA, iNews.id - Teguran karena berkendara ugal-ugalan berujung penusukan di Jalan Panjang Jiwo, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (30/10/2026) dini hari. Pelaku yang diduga berasal dari rombongan mobil Toyota Avanza bahkan nekat melarikan diri dengan terjun ke Kali Jagir setelah menusuk korban.
Peristiwa berdarah ini bermula saat pengendara Toyota Avanza diduga mengemudikan mobil secara ugal-ugalan hingga membahayakan pengguna jalan lain. Pengendara Toyota Innova Zenix yang melihat aksi tersebut kemudian menegur pengemudi Avanza.
Namun, teguran itu justru memicu cekcok antara kedua rombongan kendaraan. Situasi semakin memanas hingga salah seorang dari rombongan Avanza diduga mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan menusuk korban.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, perselisihan tersebut diduga dipicu pengendara Avanza yang berada dalam pengaruh minuman keras (miras).
“Karena dinilai membahayakan, pengendara Innova Zenix menegur pengendara Avanza. Namun, karena pengendara Avanza diduga dalam keadaan mabuk, mereka tidak terima dan terjadilah perpecahan,” kata Kombes Luthfie dikutip dari iNews Surabaya.
Akibat penusukan tersebut, korban mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah melakukan penusukan, pelaku sempat diamuk massa. Dia kemudian melarikan diri dengan cara menceburkan diri ke Kali Jagir.
“Setelah menusuk korban dan diamuk massa, pelaku kemudian melarikan diri dengan cara terjun ke Kali Jagir,” ucapnya.
Sementara itu, polisi telah menangkap sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut. Mereka sebelumnya berada dalam satu mobil dan kini masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap keterlibatan masing-masing.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengatakan, penyidik masih mendalami peran orang-orang yang diamankan. Polisi belum menetapkan status hukum mereka karena pemeriksaan masih berlangsung.
“Jadi masih dilakukan pemeriksaan. Ada yang diduga, namun perannya belum jelas, jadi masih pemeriksaan,” kata AKP Hadi saat dikonfirmasi, Jumat (30/10/2026).
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait