Ilustrasi kecelakaan maut dua motor di Jalan Raya Siman–Jetis, Ponorogo, menyebabkan seorang pelajar 18 tahun meninggal dunia saat kondisi hujan dan jalan licin. (Foto: ist)

PONOROGO, iNews.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Siman–Jetis, tepatnya di wilayah Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026). Dua sepeda motor Honda Vario bertabrakan hingga menyebabkan seorang pelajar berusia 18 tahun meninggal dunia.

Korban tewas diketahui bernama Fauzan Fahrurrozi (18), pelajar asal Desa Kepuhrubuh, Kecamatan Siman. Saat kejadian, dia mengendarai Honda Vario bernomor polisi AE 6276 WF.

Sementara pengendara lainnya, Rizqiy Bagas Bahtiar (18), pelajar asal Desa Siwalan, Kecamatan Mlarak, yang mengendarai Honda Vario bernopol AE 3257 VK mengalami luka ringan.

Kapolsek Mlarak AKP Hariyadi menjelaskan, kecelakaan bermula saat pengendara Rizqiy hendak keluar dari area SPBU Bajang untuk menyeberang jalan. Di saat bersamaan, Fauzan melaju dari arah utara dengan kecepatan tinggi.

“Kondisi pada saat kejadian hujan turun, sehingga mengganggu jarak pandang,” kata AKP Hariyadi dikutip dari iNews Ponorogo, Jumat (22/5/2026).

Dia mengatakan, cuaca hujan membuat kondisi jalan licin dan jarak pandang pengendara menjadi terbatas. Selain itu, jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak bisa dihindari.

“Karena situasi saat itu sedang turun hujan dan jarak antar kedua kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan tidak dapat terhindarkan,” katanya.

Benturan keras menyebabkan korban Fauzan mengalami luka berat. Korban sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Sedangkan Rizqiy hanya mengalami luka ringan akibat kecelakaan tersebut. Polisi memastikan kedua kendaraan mengalami kerusakan usai tabrakan.

Petugas Polsek Mlarak langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan barang bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, terlebih saat kondisi cuaca hujan akibatkan jalanan licin dan jarak pandang berkurang, dimohon untuk turunkan kecepatan saat berkendara. Saat hendak menyeberang pastikan situasi arus lalu lintas benar-benar aman,” pungkasnya.

Saat ini, kasus kecelakaan maut di Ponorogo tersebut telah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo untuk proses penyelidikan lebih lanjut.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network