Saat melintasi turunan ekstrem di Tikungan Gotekan, kendaraan diduga mengalami rem blong hingga kehilangan kendali. Minibus kemudian menabrak benteng pengaman yang terbuat dari karung berisi sekam hingga jebol, sebelum akhirnya terperosok sekitar 20 meter dari badan jalan.
"Untuk jumlah penumpang yang ada di Elf itu 17 orang. Untuk korban luka-luka itu 4 orang patah tulang, 1 orang cedera kepala dan tiga orang mengalami luka-luka," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Muhammad Jeepsal Putra.
Dia mengatakan, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan bekas pengereman di lokasi kejadian.
Polisi menduga kecelakaan terjadi akibat sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk memastikan penyebab insiden tersebut.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait