Kasus Covid-19 di Kota Malang tengah meningkat. Namun belum ditemukan adanya penularan varian XBB. (Foto: Reuters)
Avirista Midaada

MALANG, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengakui kasus Covid-19 di kawasan tersebut tengah meningkat. Meski begitu, belum ditemukan adanya penularan Covid-19 varian XBB di Kota Malang.

"(Varian Covid-19 XBB) Belum terdeteksi di Malang," kata Kepala Dinkes Kota Malang Husnul Muarif, Jumat (25/11/2022).

Berdasarkan data yang dihimpun dari Satgas Covid-19 Jawa Timur, terdapat total tambahan 116 kasus Covid-19 selama 20-24 November 2022 di Kota Malang. Bahkan angka penambahan Covid-19 pada Kamis (24/11/2022) mencapai 37 kasus.

"Memang lagi naik, penambahan kita yang kemarin saja itu sekitar 17, tapi 11 luar wilayah," kata Husnul Muarif.

Sejauh ini, dikatakan Husnul, tingkat okupansi ketersediaan bed perawatan Covid-19 terisi 19,9 persen. Secara terperinci, warga Kota Malang mencakup sekitar 4,49 persen yang tersebar di sembilan rumah sakit rujukan Covid-19. Sisanya merupakan pasien yang dirawat dari luar wilayah Kota Malang.

"Itu masih di angka 4,49 warga kota malang yang dirawat di rumah sakit di 9 RS. Tersebar bukan terpusat di rumah sakit. Kalau lebih dari 4,49 persen itu berarti yang dirawat adalah yang bukan warga Kota Malang," ucapnya.

Angka kematian pasien berstatus probable Covid-19, lanjutnya, juga meningkat. Hal ini dikarenakan adanya penyakit penyerta atau komorbid dan keterlambatan dibawa ke rumah sakit.

"Semua masuk di instalasi gawat darurat, sehingga penanganan di gawat darurat itulah yang satu mungkin dari kasusnya sudah punya komorbit kemudian datang juga telat," katanya.

Kendati ada peningkatan, Dinkes Kota Malang belum berencana mengaktifkan kembali ruang-ruang isolasi terpusat. Sebab saat ini Covid-19 masih terkendali. 

Dirinya pun mendorong masyarakat yang belum melakukan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap bahkan vaksin booster untuk segera melakukannya. Termasuk dengan memperketat kembali pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes).

"Sebenarnya (kunci memerangi Covid-19) dua itu saja, bagaimana kita mendisiplinkan lagi masyarakat untuk protokol kesehatan dan bagaimana kita memaksimalkan masyarakat yang belum vaksin atau yang belum lengkap vaksin. Jadi kalau kita satu protokol kesehatan itu harus ditingkatkan kedisiplinannya, kedua vaksinasi," katanya.


Editor : Rizky Agustian

BERITA TERKAIT