Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat menerima pengaduan puluhan biduan dangdut di Jawa Timur yang menjadi korban penipuan investasi bodong, Kamis (14/5/2026). (Foto: iNews).

Armuji menilai kasus seperti ini kerap terjadi karena pelaku terlebih dahulu membangun kepercayaan korban dengan memberikan keuntungan pada tahap awal agar semakin banyak orang tertarik bergabung.

"Memang semua begitu, awalnya lancer supaya pesertanya banyak. Semua konsumennya dipengaruhi," ucap Armuji.

Korban dugaan arisan bodong tersebut berasal dari sejumlah daerah, seperti Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo, dan Gresik. Mereka mengaku belum melapor ke polisi dan masih menunggu iktikad baik dari terduga pelaku untuk mengembalikan uang mereka.

Namun, para korban berencana membawa kasus ini ke ranah hukum apabila hingga 17 Mei 2026 dana yang dijanjikan tidak kunjung dikembalikan.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network