Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengatakan, langsung mengerahkan personel setelah menerima laporan hilangnya kedua pendaki.
"Setelah menerima laporan, Tim Rescue Pos SAR Jember langsung kami kerahkan menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan," kata I Made Oka Astawa dikutip dari iNews Surabaya.
Dia memastikan, seluruh sumber daya yang tersedia akan dimaksimalkan untuk mempercepat pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.
"Kami akan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia serta melakukan penyisiran sesuai rencana operasi dengan tetap mengutamakan keselamatan personel," ucapnya.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Jember, BPBD, TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan Curahdami, PMI Kabupaten Bondowoso, APGI, relawan, dan unsur potensi SAR lainnya.
Selain personel, tim juga membawa berbagai peralatan pendukung, mulai dari kendaraan operasional, perlengkapan jungle rescue, peralatan pendakian, perlengkapan medis, hingga perangkat komunikasi.
Hingga berita ini diterbitkan, kedua pendaki asal Surabaya tersebut masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah jalur pendakian dengan memanfaatkan kondisi cuaca yang dilaporkan cerah berawan.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait