Menurutnya, volume sampah yang terbawa arus dapat meningkat hingga menumpuk di sepanjang sungai. Kondisi ini dikhawatirkan memicu banjir karena air tidak dapat mengalir dengan lancar.
Warga menyebut permukiman di sekitar kali kerap terdampak luapan air ketika sungai tidak mampu menampung volume air hujan. "Setiap tahun begini," kata Syamsul di lokasi.
Untuk mengurangi risiko banjir, warga secara swadaya meninggikan plengsengan sungai. Namun, mereka berharap Pemerintah Kabupaten Bangkalan turun tangan menangani persoalan tersebut melalui revitalisasi dan pengerukan Kali Banyuajuh agar aliran air kembali lancar dan sampah tidak meluap ke permukiman.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait