“Hujan sudah setengah jam. Hujan deras, angin, tenda-tenda takjil rusak karena angin. Banjirnya selutut. Jualan masih ada. Kalau masih ada pembeli kita layani,” kata Adila.
Genangan air di lokasi diduga terjadi karena saluran drainase yang tersumbat sehingga air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar. Kondisi tersebut juga membuat masyarakat enggan datang ke lokasi untuk membeli takjil.
Padahal, pada hari-hari biasa ratusan lapak pedagang di kawasan Alun-Alun Bangkalan selalu dipadati warga yang mencari makanan dan minuman untuk berbuka puasa.
Meski demikian, para pedagang mengaku tetap bersyukur karena sebagian dagangan mereka masih dapat terjual meskipun jumlah pembeli jauh berkurang.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait