Tangkapan layar pemain Perseta Tulungagung kena tendangan kungfu dari pemain lawan dalam laga lanjutan Liga 4 Zona Jawa Timur di Stadion Bangkalan. (Foto: iNews)

SURABAYA, iNews.id – Komite Disiplin atau Komdis PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi berat larangan bermain sepak bola seumur hidup kepada pemain Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar.

Sanksi tegas itu dijatuhkan setelah Hilmi terbukti melakukan pelanggaran fatal dan berbahaya terhadap pemain lawan dengan cara melakukan tendangan kungfu dalam Liga 4 Zona Jawa Timur di Bangkalan. 

Ketua Komdis PSSI Jatim, Samiadji Makin Rahmat menegaskan, keputusan ini diambil setelah pihaknya melakukan rapat internal mendalam. Pelanggaran yang dilakukan Hilmi terhadap pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha Ardiansyah, dinilai sudah di luar batas kemanusiaan dan sportivitas.

"Kami telah menjatuhkan sanksi tegas berupa larangan bermain seumur hidup terhadap Muhammad Hilmi Gimnastiar. Pelanggaran yang dilakukan sangat fatal, berbahaya, dan tidak bisa ditoleransi dalam sepak bola," ujar Samiadji Makin Rahmat, Selasa (6/1/2026).

Tidak hanya sanksi administratif berupa larangan bertanding seumur hidup, Komdis PSSI Jatim juga menjatuhkan sanksi finansial kepada yang bersangkutan.

"Selain larangan bermain seumur hidup, yang bersangkutan juga dijatuhi sanksi denda sebesar Rp2,5 juta," kata Samiadji.

Tempuh Jalur Hukum

Insiden tendangan kungfu dalam laga Liga 4 di Bangkalan berbuntut panjang. Manajer Perseta 1970 Tulungagung, Rudi Iswahyudi, menyatakan berencana membawa kasus penendangan brutal terhadap pemainnya, Firman Nugraha, ke ranah hukum. 

Langkah ini diambil menyusul kondisi kesehatan Firman yang dilaporkan mengalami cedera serius pada bagian vital setelah dihantam tendangan keras oleh pemain Putra Jaya, Muhammad Hilmi Gimnastiar.

Berdasarkan keterangan medis terbaru pada Selasa (6/1/2026), Firman Nugraha saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bangkalan. Benturan keras di dada pada menit ke-71 laga tersebut mengakibatkan tulang rusuknya retak.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network