Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo saat membuka Rakorsus Perindo Jatim di Bangkalan, Sabtu (1/10/2022). (Foto: iNews.id/ihya' ulumuddin).
Ihya Ulumuddin

BANGKALAN, iNews.id - Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) menyerukan kepada seluruh pengurus dan kader Perindo untuk bekerja keras dan cerdas menyongsong Pemilu 2024. Harapannya, Perindo bisa menjadi pemenang dan menjadi partai besar. 

Seruan itu disampaikan Hary Tanoe saat membuka Rapat Koordinasi Khsusus (Rakorsus) DPW dan DPD Perindo se-Jawa Timur (Jatim) di Bangkalan, Sabtu (1/10/2022). "Tujuan Perindo adalah membangun NKRI secepatnya, khususnya kesejahteraan. Dengan begitu persatuan dan kesatuan akan terwujud. Karenanya Perindo harus menjadi partai besar," katanya. 

HT berharap, Indonesia kembali menjadi bangsa sejahtera seperti dulu. Karena itu semua sektor harus dibangun. Taraf hidup masyarakat harus meningkat, pendidikan harus dibereskan, termasuk juga masyarakat produktif harus diperbanyak. 

"Kalau semua itu terwujud, maka persatuan dan kesatuan akan kokoh di Indonesia. Maka Perindo harus menjadi partai besar. Kalau tidak, mana mungkin bisa mempengaruhi kebijakan," ucapnya.

Karenanya Hary Tanoe kembali menegaskan, agar semua pengurus bekerja dengan keras dan cerdas. Kerja keras yang dimaksud yakni bersungguh-sungguh memenangkan Perindo pada Pemilu 2024 mendatang. Sementara kerja cerdas yakni kerja yang tepat sasaran. 

"Artinya, Perindo harus mampu menempatkan kader sebanyak-banyaknya di legislatif dan eksekutif di semua tingkatan. Itu akan menjadi titik balik. Perindo akan signifikan dalam membangun Indonesia," katanya.

Atas misi itu, Hary Tanoe meminta agar seluruh pengurus Partai Perindo di semua tingkatan bisa memilih calon legislatif yang potensial. Selain memiliki kapasitas, caleg tersebut juga harus memiliki basis massa yang banyak. Hal itu, kata Hary Tanoe penting untuk mendongkrak suara Partai Perindo. 

"Ingat Jatim adalah provinsi penting. Terbesar kedua setelah Jabar (Jawa Barat). Cari caleg yang potensial, yang bisa mendulang suara, minimal dua digit. Kalau kursinya 120, ya minimal 10 atau 12 kursi," katanya. 


Editor : Ihya Ulumuddin