"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Jumat, 27 Maret 2026, pukul 07:47 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 700 meter di atas puncak (± 4.376 meter di atas permukaan laut)," katanya.
Pascaerupsi, masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak.
Selain itu, warga juga diminta menjauhi area dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang aliran Besuk Kobokan karena berpotensi dilanda awan panas dan lahar hingga 17 kilometer. Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari puncak karena risiko lontaran batu pijar.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait