Awan panas guguran meluncur sejauh 3 kilometer saat Gunung Semeru erupsi pada Rabu (4/11/2026) pagi. (Foto: Tangkapan layar video).

Berdasarkan data pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), awan panas guguran juga terjadi dua kali pada Selasa (3/11/2026). Namun, jarak luncurnya tidak dapat dipastikan karena puncak Gunung Semeru tertutup awan.

Sementara itu, aktivitas masyarakat di sekitar lereng Gunung Semeru masih terpantau normal. Meski demikian, warga dan pengunjung dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak.

Masyarakat juga diminta mematuhi rekomendasi keselamatan dan tidak mendekati kawasan rawan bencana untuk menghindari ancaman awan panas guguran maupun material vulkanik lainnya.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network