Tiga gua alami ditemukan di lereng Pegunungan Bromo, Desa Andonosari, Pasuruan, Jawa Timur. Gua tersebut kini ramai dikunjungi warga setelah viral di media sosial. (Foto: iNews TV/Jaka Samudra)

PASURUAN, iNews.id - Penemuan tiga gua di lereng Gunung Bromo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menghebohkan warga. Meski dari luar hanya terlihat seperti lubang kecil, hasil pemeriksaan awal memastikan gua tersebut alami bukan buatan manusia.

Tiga gua tersebut berada di satu kawasan yang berdekatan dengan rumah Ngatimin, warga Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Dua gua berada di area kebun dekat rumah, sementara satu gua lainnya berada tepat di samping rumah milik Ngatimin.

Dari luar, mulut gua terlihat kecil dengan ukuran kurang dari satu meter. Namun, bagian dalamnya memiliki rongga yang cukup luas sehingga masih dapat dimasuki orang dewasa maupun anak-anak.

Di dalam gua, terdapat ruang alami dengan tinggi sekitar 1-2,5 meter serta lebar mencapai 2,5-3 meter. Hingga kini, belum diketahui apakah ketiga gua tersebut saling terhubung atau memiliki nilai sejarah tertentu.

Meski baru ramai diperbincangkan, keberadaan gua tersebut ternyata bukan hal baru bagi Ngatimin. Dia mengaku telah mengetahui keberadaan gua itu sejak 1994 saat sedang menambang batu di lokasi yang kini menjadi rumahnya.

Saat itu, alat betel yang digunakan untuk memecah batu tiba-tiba jatuh ke dalam lubang. Setelah batu-batu di sekitar lokasi dibongkar, terlihat rongga yang ternyata merupakan bagian dari gua alami.

“Kronologinya, awalnya lagi cari batu lalu saya gak tahu dalamnya itu seperti goa lalu saya bongar,” ujarnya.

Keberadaan gua kembali menjadi perhatian setelah informasi mengenai lokasi tersebut menyebar melalui media sosial. Warga pun mulai berdatangan untuk melihat langsung gua yang sebelumnya hanya diketahui oleh kalangan terbatas.

Ramainya warga yang datang membuat Pemerintah Desa Andonosari melaporkan penemuan gua tersebut kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan.

Kepala Desa Andonosari Ahmad Pujianto mengatakan, pihaknya telah melaporkan temuan tersebut kepada dinas terkait untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami sudah laporkan ke dinas terkait soal adanya penemuan gua ini. Beberapa hari ini sudah banyak warga berdatangan,” katanya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, tiga gua tersebut dipastikan merupakan gua alami, bukan hasil buatan manusia. Meski demikian, pemerintah desa mengimbau masyarakat tidak masuk ke dalam gua karena kondisi struktur tanah dan tingkat keamanan belum diperiksa secara menyeluruh. 


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network