"Jemaah yang mengikuti Sholat Id ini merupakan santri serta warga sekitar. Kami terjunkan anggota untuk mengamankan jalannya ibadah agar tetap khusyuk," ujar AKP Mohammad Anshori di lokasi kejadian.
Perbedaan waktu penentuan 1 Syawal ini tidak menimbulkan gesekan di tengah masyarakat Tulungagung. Warga di lingkungan sekitar pesantren tetap hidup berdampingan secara rukun dan saling menghargai keyakinan masing-masing.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait