Detik-detik dapur SPPG Badan Gizi Nasional di Mojokerto terbakar usai ledakan keras. Atap bangunan roboh dan tiga karyawan luka bakar, satu korban mencapai 50 persen. (Foto: iNews TV/Sholahudin)

MOJOKERTO, iNews.id - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto terbakar usai terdengar ledakan keras pada Kamis (13/8/2026) malam. Akibat kejadian tersebut, atap bangunan roboh hingga menimpa mobil SPPG yang terparkir di dalam, sementara tiga karyawan mengalami luka bakar.

Suasana di dapur SPPG BGN mendadak panik saat suara ledakan terdengar dari dalam bangunan. Tak lama setelah ledakan, api muncul dan dengan cepat membesar hingga menjalar ke bagian atap.

Detik-detik terjadinya ledakan dan kebakaran ini terjadi Saat kejadian, para pekerja diketahui sedang melakukan persiapan memasak menu untuk hari Jumat. Namun, proses memasak belum dimulai ketika ledakan terjadi.

Warga sekitar yang mendengar suara ledakan langsung melihat kobaran api dari area dapur SPPG. Bangunan kemudian mengalami kerusakan parah hingga bagian atap ambruk.

Rofiah, salah satu warga, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Dia menyebut suara ledakan terdengar sangat keras sebelum api membakar bangunan.

"Tiba-tiba meledak aja. Ada ledakan keras dan percikan api. Belum tahu penyebabnya katanya dari tabung gas," ujarnya.

"Kejadiannya saat persiapan, belum ada masak. Suara ledakannya keras banget, sempat ada yang terbakr bangunannya," katanya.

Akibat kebakaran tersebut, tiga karyawan SPPG mengalami luka bakar. Salah satu korban mengalami luka hingga 50 persen di bagian tubuhnya. Korban yang mengalami luka langsung dievakuasi ke jalan raya sebelum dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil polisi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Sekitar satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan dan seluruh pekerja yang masih berada di dalam bangunan diminta keluar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Renaldi Sabirin mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari satu unit SPPG dan langsung melakukan pemadaman serta evakuasi korban.

"Kami menerima ada laporan kebakaran dari satu unit SPPG. Di waktu bersamaan juga ada kebakaran pabrik di tempat lain," ucapnya.

"Laporan yang kami terima ada tiga orang luka-luka. Untuk penyebab nanti teman kepolisian, kami fokus pemadaman dan evakuasi korban," katanya.

Sementara itu, Tim Inafis Polres Mojokerto yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi dan menutup area dapur SPPG. Polisi melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Dari hasil informasi awal, ledakan diduga berasal dari tabung gas elpiji. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network