MOJOKERTO, iNews.id - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) meledak dan terbakar di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (13/8/2026) malam. Akibat kejadian tersebut, atap bangunan roboh dan tiga karyawan mengalami luka bakar, salah satunya hingga 50 persen.
Kebakaran terjadi di dapur SPPG Badan Gizi Nasional (BGN) Desa Medali saat para pekerja sedang melakukan persiapan memasak menu MBG untuk Jumat (14/8/2026). Api terlihat membesar dari bagian atap bangunan hingga menyebabkan kondisi bangunan ambruk.
Runtuhan atap bangunan bahkan menimpa mobil SPPG yang sedang terparkir di dalam area dapur. Sebelum terjadi kebakaran, warga sempat mendengar suara ledakan keras yang diduga berasal dari tabung gas elpiji.
Salah satu karyawan yang berada di lokasi mengalami luka bakar di sekujur tubuh. Korban kemudian dievakuasi ke jalan raya dan dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil polisi untuk mendapatkan penanganan medis.
Warga sekitar, Rofiah, mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, para pekerja sedang melakukan persiapan sebelum memasak.
"Tiba-tiba meledak aja. Ada ledakan keras dan percikan api. Belum tahu penyebabnya katanya dari tabung gas," ujarnya, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, suara ledakan disertai dengan percikan api yang memicu kebakaran.
"Kejadiannya saat persiapan masak. Suara ledakannya keras banget, sempat ada yang terbakar bangunannya," katanya.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan proses pemadaman. Setelah sekitar satu jam, api berhasil dikendalikan dan seluruh pekerja yang berada dalam bangunan diminta keluar untuk menghindari kejadian lanjutan.
Sebanyak tiga karyawan SPPG mengalami luka bakar akibat insiden tersebut. Salah satu korban mengalami luka bakar hingga 50 persen, sementara identitas para korban belum diketahui.
Tim Inafis Polres Mojokerto yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi dan menutup area dapur SPPG. Petugas kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Renaldi Sabirin mengatakan pihaknya menerima laporan adanya kebakaran di satu unit SPPG dan langsung melakukan pemadaman serta evakuasi korban.
"Kami menerima ada laporan kebakaran dari satu unit SPPG. Di waktu bersamaan juga ada kebakaran pabrik di tempat lain," ucapnya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran dapur SPPG Badan Gizi Nasional di Kabupaten Mojokerto masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
"Laporan yang kami terima ada tiga orang luka-luka. Untuk penyebab nanti teman kepolisian yang jelaskan, kami fokus pemadaman dan evakuasi korban," katanya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait