Selain itu, usaha tambak yang menjadi mata pencaharian utama warga juga lumpuh. "Dapat bantuan telong kilo beras (tiga kilo beras), panen kami juga gagal. Ambyar, mulai tebar benih sampai sekarang enggak dapat apa-apa," ucapnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Budi Irawan meninjau langsung lokasi banjir di Dusun Meluke. Dia mengatakan, akan mengambil langkah kedaruratan untuk mempercepat penyusutan air.
Dalam waktu dekat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berencana menambah satu hingga dua unit pompa berkapasitas besar.
Selain itu, kebutuhan dasar masyarakat terdampak akan menjadi prioritas selama masa tanggap darurat. Banjir yang telah berlangsung selama tiga bulan ini memicu desakan warga agar pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat bersinergi mencari solusi jangka panjang agar bencana tahunan tidak terus berulang.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait