Berbagai persiapan terus dilakukan panitia jelang Muktamar ke-35 Nu di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. (Foto: iNews)

JOMBANG, iNews.id – Dua hari menjelang pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), berbagai persiapan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terus dikebut. Untuk memperlancar kedatangan ribuan peserta muktamar (muktamirin), rekayasa lalu lintas berskala besar disiapkan di jalur antarprovinsi. 

Mulai Rabu (26/8/2026) pukul 09.00 WIB, Jalan KH Wahab Hasbulloh, Jombang, yang merupakan jalur provinsi ditutup total sepanjang 4,5 kilometer, mulai dari perempatan Sambong Kota Jombang hingga Exit Tol Tembelang. Penutupan jalur ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. 

Satuan Lalu Lintas Polres Jombang bahkan telah menyiagakan 1.030 personel BKO gabungan dari berbagai Polres dan Polda Jawa Timur untuk mengamankan arus kendaraan. 

"Mulai Rabu besok, masyarakat diimbau menghindari Jalan KH Wahab Hasbulloh. Pengendara dari arah Kediri atau Nganjuk menuju Lamongan diarahkan masuk lewat tol, begitu pula warga lokal imbau menggunakan jalur alternatif," ujar Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan. 

Makam Gus Dur Dibuka 24 Jam

Sementara itu, Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, memberlakukan kebijakan khusus selama gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Akses ziarah ke makam Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan pendiri NU KH Hasyim Asy’ari resmi dibuka 24 jam nonstop pada 27–31 Agustus 2026. 

Langkah ini diambil untuk memfasilitasi para peserta, peninjau, hingga tamu muktamar (muktamirin) dari berbagai daerah yang diprediksi melonjak tajam selama muktamar berlangsung di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network