Tangkapan layar saat istri korban menangis histeris disamping tubuh suaminya yang bersimbah darah. (Foto: istimewa).
Dedy Priyanto

PAMEKASAN, iNews.id - Calon kepala desa di Pamekasan, Madura, tewas dibunuh di depan anak dan istri. Korban bernama Miarto, calon kepala desa nomor urut lima tewas bersimbah darah dengan luka bacok di bagian leher. 

Berdasarkan video amatir yang beredar, korban Miarto tewas mengenaskan di jalan raya. Lehernya luka parah bekas tebasan celurit orang tak dikenal. Istri korban pun menangis histeris di samping korban. Sementara puluhan warga berdatangan. 

Belum diketahui pelaku maupun motif pembunuhan sadis tersebut. Dugaan sementara berkaitan dengan pencalonannya sebagai kepala desa. Untuk memastikannya, saat ini Polres Pamekasan masih melakukan penyelidikan. 

Menurut sejumlah saksi, pembunuhan itu bermula saat korban berboncengan dengan anak dan istrinya, pulang dari rumah mertuanya di Waru. Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), korban diadang sejumlah orang. 

Tanpa sebab jelas, pelaku berjumlah lebih dari satu orang itu mengambil celurit dan menyerang korban. Seketika korban jatuh tersungkur dan tewas. 

Kapolsek Tamberu AKP Safril Selfianto memebanarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, insiden pembunuhan telah diambil alih oleh Polres Pamekasan. "Masih penyelidikan. Langsung ditangani Polres Pamekasan," katanya. 

Diketahui pemilihan kepala desa di Desa Batu Bintang, Pamekasan tinggal sebulan lagi. Ada lima kandidat yang akan bersaing, termasuk korban. 


Editor : Ihya Ulumuddin

BERITA TERKAIT