Dia menjelaskan, serangan KST itu berawal saat 36 prajurit TNI pada Sabtu (15/4/2023) sedang menyisir daerah Mugi, Nduga, Papua Pegunungan untuk mencari pilot Susi Air Phillip Mehrtens yang disandera KST sejak Februari 2023.
"Dalam perjalannya, prajurit diadang dan ada kontak tembak dengan KST yang memanfaatkan ibu dan anak-anak untuk menyerbu pasukan," ucapnya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait