Gubernur Jatim Khofifah saat meninjau fasilitas kesehatan untuk penanganan Covid-19.(Foto: iNews.id/istimewa)

Herlin mengatakan, sebenarnya dua pekan lalu tingkat keterisian rumah sakit di Jatim sangat terkendali. Bahkan di bawah 40 persen. Sampai sekarang, kata dia, tempat tidur untuk pasien non Covid-19 juga tidak banyak terpakai.

"Jadi kami meminta tempat tidur yang non Covid-19 dimanfaatkan untuk penanganan Covid-19 Karena tidak banyak terpakai," ujarnya.

Langkah kedua yang dilakukan Pemprov Jatim untuk mengatasi membludaknya pasien Covid-19 yakni dengan menyediakan rumah sakit darurat Covid-19. Salah satu yang akan segera beroperasi di Malang Raya.

"Bu Gubernur sudah meminta penyiapan RSDL di Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma). Minggu-minggu ini InsyaAllah sudah bisa menampung pasien Covid-19. Kapasitasnya 300 tapi untuk awal 100 tempat tidur," katanya. 


Editor : Ihya Ulumuddin

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network