MALANG, iNews.id - Banjir di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), semakin meluas, Jumat (7/7/2023). Puluhan rumah di tiga kecamatan terdampak.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan ada sejumlah kecamatan yang terdampak banjir akibat intensitas hujan deras yang melanda dalam waktu 24 jam terakhir. Pihaknya menerima laporan setidaknya tiga kecamatan yakni Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kecamatan Ampelgading, dan Kecamatan Gedangan, dengan total sebanyak 23 rumah tergenang air.
"Total 23 orang yang terdampak banjir, di Kampung Palung pada dua RT dan satu RT di Dusun Krajan Kulon, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan," ucap Sadono dikonfirmasi Jumat (7/7/2023).
Perinciannya, kata Sadono, ada 9 rumah di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, terdampak banjir. Dimana tiga rumah warga di Dusun Krajan II RT 56 RW 15 Kampung Palung terdampak banjir. Sedangkan di Kampung Palung RT 18 RW 15 ada 6 rumah yang terdampak.
"Di Dusun Krajan Kulon Desa Sitiarjo, RT 26 RW 14 ada 13 rumah yang tergenang air hingga siang ini. Kemudian Akses Jalan Malang-Sendangbiru tergenang air kurang lebih 30 sentimeter di selatan Jembatan Sitiarjo," bebernya.
Di sisi lain Kepala Desa Lebakharjo, Sumarno mengungkapkan, banjir mulai menerjang permukiman di desanya sejak Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Pihak desa mencatat ada dua dusun yang terparah terdampak banjir dan tanah longsor.
"Yang terparah di Dusun Sukomaju A, Dusun Krajan II. Yang di Dusun Krajan II itu terjadi longsor menimpa rumah milik Bapak Mandra," kata Sumarno.
Sumarno menambahkan, di Dusun Krajan II, air bahkan disebut telah mencapai ke dalam rumah hingga ketinggian satu meter lebih. Selain itu, fasilitas pendidikan seperti SDN Krajan II dan TK Dharma Wanita juga turut tergenang banjir.
Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait