Banjir lahar dingin Gunung Semeru menerjang aliran Sungai Curah Kobokan di perbatasan Malang-Lumajang hingga membuat penambang pasir menghentikan aktivitas. (Foto: Tangkapan layar CCTV).

Dia mengingatkan masyarakat terhadap ancaman material vulkanik yang terbawa aliran air hujan dan dapat memicu banjir lahar dingin. Ancaman tersebut terutama mengintai sungai-sungai yang berhulu di Gunung Semeru, yakni Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungainya.

"Penambang pasir dan masyarakat di aliran sungai yang berpotensi dilalui lahar diimbau segera menghentikan aktivitas dan menjauh dari alur serta bantaran sungai menuju tempat aman," ucapnya.

PVMBG juga meminta masyarakat mematuhi zona larangan aktivitas di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru. Hal ini untuk mengantisipasi potensi perluasan dampak awan panas dan lahar dingin.

"Masyarakat diminta mematuhi zona larangan aktivitas, khususnya sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 km dari puncak. Di luar jarak tersebut, area hingga 500 meter dari tepi sungai harus dikosongkan dari aktivitas karena potensi perluasan awan panas dan lahar hingga 17 kilometer dari puncak," katanya.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network