Cahyo menegaskan, jalur rel tersebut baru akan dibuka kembali secara penuh setelah tim prasarana melakukan uji kelayakan dan pemeriksaan teknis mendalam yang menyatakan struktur tanah benar-benar stabil dan aman dilintasi kereta.
"KAI Daop 9 Jember memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat terganggunya jadwal perjalanan imbas penanganan gogosan tanah ini," katanya.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait