PASURUAN, iNews.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Desa Pasrepan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (2/9/2023) malam. Bantuan ini merupakan wujud respons Pemprov Jatim dalam penanganan bencana kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Jati
"Alhamdulillah hari ini kita menyalurkan bantuan air bersih pada warga masyarakat di Desa Pasrepan. Harapannya, bantuan air bersih ini bisa didistribusikan merata sehingga dapat meringankan beban masyarakat yang sedang dilanda kekeringan," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Khofifah menjelaskan, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Jatim khusus untuk wilayah Kabupaten Pasuruan, kekeringan terjadi di 21 desa dan tersebar di 6 kecamatan yaitu Kecamatan Lumbang, Kecamatan Winongan, Kecamatan Pasrepan, Kecamatan Lekok, Kecamatan Gempol dan Kecamatan Kejayan. Dengan total warga terdampak kekeringan sebanyak 33.774 jiwa atau setara 11.053 kepala keluarga..
Sedangkan, untuk Kecamatan Pasrepan sendiri kekeringan terjadi di 6 desa yakni Desa Sibon, Desa Petung, Desa Pasrepan, Desa Ngantungan, Desa Mangguan dan Desa Klakah.
Tak hanya di kecamatan Pasrepan, saat ini kekeringan cukup parah memang terjadi di sejumlah daerah di Kabupaten Pasuruan. Bahkan pemkab setempat telah menetapkan status tanggap darurat kekeringan sejak tanggal 26 Juli 2023 lalu dengan dua kali masa perpanjangan. Dengan rincian masa tanggap darurat yaitu, tanggal 26 Juli - 8 Agustus 2023, tanggal 9 - 8 Agustus 2023, dan tanggal 23 Agustus - 5 September 2023.
Selama kurun waktu masa Tanggap Darurat Kekeringan (39 hari), setiap harinya dilakukan penyaluran air bersih sebanyak 41 rit untuk 21 desa. Dengan per satu rit -nya, membawa air sebanyak 5.000 liter. Dimana, untuk Jumlah ritase secara keseluruhan, selama masa tanggap darurat mencapai 1.599 rit dengan jumlah air yang disalurkan sekitar 7,9 juta liter.
"Kami telah bekerja sama dengan Pemkab Pasuruan, untuk mengupayakan penyaluran air bersih pada masyarakat terdampak kekeringan. Hingga sejauh ini telah tersalur 7,9 juta liter air bersih untuk 21 desa terdampak," ujar Khofifah.
Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait