Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Ardhian Orianto, saat dikonfirmasi mengatakan semburan air bercampur lumpur tersebut dianggap tak membahayakan. Sebab, lokasinya jauh dari permukiman warga atau berjarak sekitar 2 kilometer (km).
Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait