Tim Jihandak Brimob Polda Jatim mengamankan 206 granat yang ditemukan di Perkebunan PTPN XII Banyuwangi, Minggu (19/12/2021). (Foto: iNews.id/Eris Utomo).
Eris Utomo

BANYUWANGI, iNews.id - Warga Desa Sumberjambe, Kecamatan Pesanggaran digegerkan dengan penemuan 206 granat aktif di kawasan Perkebunan PTPN XII, Minggu (19/12/2021). Ratusan granat tersebut ditemukan oleh seorang warga pemburu uang kuno secara tidak sengaja. 

Informasi yang dihimpun, granat tersebut berada pada kedalaman kurang dari satu meter. Kondisinya berkarat dan bercampur tanah. Namun, pemantik granat tersebut masih utuh menancap. 

Penemuan granat ini pun mengundang perhatian warga. Mereka yang penasaran lantas datang Lokasi penemuan. Apalagi, lokasinya tidak jauh dari pemukiman warga dan kompleks permakaman umum. 

Sementara itu, Tim Jihandak Brimob Polda Jatim langsung melakukan pemeriksaan di titik lokasi penemuan. Dari hasil pemeriksaan, ratusan granat tersebut merupakan peninggalan Kolonial Belanda

Untuk memastikan aktif atau tidak, petugas mengambil enam buah granat ukuran sedang maupun kecil untuk diledakkan. Proses peledakan menggunakan standar keamanan benda berbahaya jenis bom dan diledakkan dari jarak jauh. Hal ini untuk mengantisipasi efek ledakan yang bisa menimbulkan serpihan. 

Kapolsek Pesanggaran AKP Soebandi mengatakan, granat tersebut pertama kali ditemukan warga pemburu koin kuno. Saat itu mereka menggali tanah dan tidak sengaja menemukan butiran besi yang akhirnya diketahui merupakan granat. 

Soebandi belum memastikan pemilik ratusan granat aktif tersebut. Namun, berdasarkan ciri-cirinya, granat itu merupakan peninggalan Belanda. 

"Lokasi perkebunan Sumberjambe dulunya memang dikenal sebagai markas Belanda. Karenanya ada kemungkinan granat itu milik mereka," katanya. 

Soebandi juga mengatakan bahwa granat tersebut masih aktif dan bisa meledak. Sebab, pemantiknya masih ada. "Meskipun berkarat, kalau pelatuknya ada masih bisa meledak," katanya.


Editor : Ihya Ulumuddin

BERITA TERKAIT