Seorang petugas medis memeriksa warga yang akan ikut rapid test di Puskesmas Jagir, Surabaya. (Foto: iNews/Rachmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id – Sebanyak 2020 warga telah ikut tes, 49 di antaranya positif corona. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meminta pada 49 pasien tersebut segera melakukan tes Swab atau PCR untuk memastikan hasilnya.

Khofifah menegaskan, bila hasilnya negatif maka biaya ditanggung oleh Pemprov Jatim. Sementara jika hasilnya positif, maka biaya akan ditanggung pemerintah pusat.

“49 pasien positif corona melalui rapid test ini tidak bisa serta merta ditambahkan pada data jumlah orang yang terinfeksi corona di Jatim, karena masih harus melakukan tes swab dan PCR untuk lebih memastikan,” katanya, Rabu (1/4/2020).

Dia menegaskan , hasil rapid tes tidak bisa dijadikan acuan. Rapid test hanya screening untuk kemudian dilanjutkan pada proses pemeriksaan selanjutnya. Pemeriksaan swab dan PCR diperlukan untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Sementara saat ini, puluhan warga mengikuti rapid test di Puskesmas Jagir, Surabaya (Jatim), Rabu (1/4/2020). Selain petugas medis, warga juga diharuskan memakai Alat Pelindung Diri (APD) untuk mengurangi kemungkinan terjangkit virus corona.


Editor : Umaya Khusniah

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network