Tim SAR gabungan mengevakuasi dua dari tiga pendaki ilegal yang masuk jurang di kawasan Gunung Semeru. (Foto: iNews)

Tim evakuasi gelombang pertama, yang juga diikuti oleh ayah korban, langsung berangkat ke titik koordinat ponsel yang dikirimkan sebelum akhirnya perangkat tersebut mati kehabisan daya. Korban C akhirnya berhasil ditemukan pada Selasa pagi (2/6/2026) lalu.

Kendati posisi korban sudah ditemukan sejak beberapa hari lalu, proses pengangkatan jasad tubuh C dari dasar jurang berjalan sangat lambat dan memakan waktu berhari-hari. Hal ini dikarenakan karakteristik medan di lereng barat Semeru tersebut sangat terjal, ekstrem, serta membutuhkan peralatan khusus vertical rescue yang memadai.

"Satu korban berinisial C hingga saat ini masih dalam proses evakuasi intensif untuk diangkat ke atas. Kondisinya mengalami luka dislokasi di bagian kaki sehingga proses pengangkatan harus dilakukan secara sangat hati-hati oleh personel penyelamat yang berkompeten," kata Bambang.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network