Warga Surabaya, Begini Cara Laporkan Tetangga yang Belum Dapat Bansos

Aan Haryono ยท Minggu, 29 Agustus 2021 - 18:20:00 WIB
Warga Surabaya, Begini Cara Laporkan Tetangga yang Belum Dapat Bansos
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya M. Fikser menunjukan alur pelaporan warga yang tak menerima bansos (Aan Haryono/MNC Portal)

SURABAYA, iNews.id - Warga Surabaya, Jawa Timur kini bisa melapor jika tetangga belum dapat bantuan sosial (Bansos). Caranya, warga mengunduh aplikasi Usul Bansos yang sudah resmi diluncurkan di Kota Pahlawan. 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, selama beberapa waktu ini dirinya banyak menerima aduan yang intinya mengeluh belum menerima bantuan dari Pemkot Surabaya.

"Sekarang ini pemkot sudah membuka pengaduan melalui https://usulbansos.surabaya.go.id/. Silakan panjenengan warga Surabaya bisa melaporkan diri sendiri. Silakan melaporkan apabila panjenengan semuanya melihat ada tetangga, ada warga Surabaya yang perlu dibantu, tolong dibantu dan dilaporkan melalui aplikasi ini," kata Eri, Minggu (29/8/2021). 

Setelah melaporkan melalui aplikasi itu, maka jajaran Pemkot Surabaya mulai dari Camat hingga lurah akan melakukan verifikasi selama 1x24 jam. Ini adalah waktu maksimal yang harus dilakukan oleh para camat dan lurah di Surabaya. 

Dia melanjutkan, bantuan sosial itu akan diberikan kepada orang yang belum menerima bantuan sosial, baik yang diberikan oleh Kemensos maupun bantuan sosial yang diberikan oleh Pemkot Surabaya. 

"Pengaduan ini adalah ikhtiyar dari Pemkot Surabaya untuk memberikan dan melayani yang terbaik kepada panjenengan semuanya. Ayo terus saling membantu, kita hadapi pandemi ini dengan cara gotong-royong," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya M. Fikser memastikan bahwa aplikasi ini dibuat dengan sangat sederhana dan gampang untuk diakses oleh warga. Cukup masuk ke laman: https://usulbansos.surabaya.go.id/ lalu akan muncul layanan pengajuan usulan penerima bantuan sosial. 

Selanjutnya, bisa digeser ke bawah untuk mengisi form usulan penerima bantuan. Lalu, silahkan diisikan pengajuan usulan penerima bantuan sosial dengan sebenar-benarnya, mulai dari NIK pelapor, nama pelapor, nomor telpon/WhatsApp pelapor, dan email pelapor. Kemudian diisi data usulan penerima bantuan.

"Dalam data usulan penerima bantuan itu di antara yang harus diisi adalah kecamatan KTP yang diusulkan dan alasan membutuhkan bantuan. Setelah semua diisi lalu klik kirim. Secara otomatis, usulan ini akan masuk ke dashboard kecamatan. Lalu 1x24 jam camat dan lurah akan melakukan verifikasi terhadap usulan yang masuk itu,” kata Fikser.

Dalam melakukan verifikasi itu, camat dan lurah akan melihat seberapa pantas warga ini menerima bantuan, karena verifikasinya nanti melalui digital dan lapangan.

Apabila dalam verifikasi itu ternyata warga tersebut berhak mendapatkan bantuan dari Kemensos, maka warga tersebut akan dimasukkan ke data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), dan akan diusulkan untuk menerima bantuan dari Kemensos.

"Nah, setelah datanya masuk ke Kemensos, pasti ada proses dulu. Makanya, selama menunggu proses dari Kemensos itu, Pak Wali ingin warga tersebut mendapatkan bantuan dulu dari Pemkot Surabaya berupa bantuan sembako yang sudah beberapa kali kita bagikan," katanya. 

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Bagikan Artikel: