Warga Jatim, Ini Call Center yang Disiapkan Pemprov untuk Konsultasi Virus Korona

Ihya Ulumuddin ยท Rabu, 04 Maret 2020 - 17:00:00 WIB
Warga Jatim, Ini Call Center yang Disiapkan Pemprov untuk Konsultasi Virus Korona
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Foto: iNews/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (Jatim) membuat layanan call center cangkrukan kesehatan (Cacak Jatim) untuk konsultasi terkait virus korona (COVID-19). Layanan call center dibuka di dua saluran yaitu di nomor 031 - 8430313 untuk layanan di hari aktif dan jam kerja, dan di nomor 081334367800 yang juga aktif di hari libur selama 24 jam.

Layanan call center ini akan memberikan sarana tanya jawab bagi masyarakat yang membutuhkan informasi dan konsultasi terkait penanganan virus korona. Di antaranya menyangkut sarana pelayanan medis yang dibutuhkan, jaringan rumah sakit yang bisa melayani indikasi suspect korona, jaringan tempat yang menyediakan masker dan informasi lain yang dibutuhkan.

"Ini layanan yang kita buka agar masyarakat bisa terang dan tenang jika mendapatkan informasi dan konsultasi kemana fasilitas kesehatan atau rumah sakit yang bisa mereka tuju saat mengalami tanda-tanda terinfeksi virus korona," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Rabu (4/3/2020).

Jika masyarakat menghubungi layanan call center ini, operator dari Dinas Kesehatan akan menjawab dan memberikan layanan informasi. Khususnya dalam hal managemen layanan rumah sakit yang bisa dijadikan masyarakat sebagai rujukan saat mengetahui ada tanda-tanda yang menyerupai virus korona.

"Kita berjejaring dengan 44 rumah sakit yang ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan pertama dan kita siapkan untuk menerima warga Jatim jika mengalami gejala terindikasi virus korona," kata mantan Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini.

Sebanyak 44 rumah sakit rujukan pertama ini tersebar di seluruh kabupaten kota di Jatim. Rumah sakit rujukan pertama virus korona ini yakni rumah sakit yang sudah memenuhi empat kriteria.

Pertama yakni rumah sakit tipe B, memiliki ruang isolasi, memiliki dokter sesialis paru-paru, dan memiliki dokter radiologi. Dengan memenuhi empat kriteria ini, maka rumah sakit akan bisa menentukan pasien mengalami sakit yang mengarah ke korona atau tidak.

"Jika mengarah ke virus korona, maka pasien akan diarahkan untuk dirujuk ke tiga rumah sakit rujukan utama yaitu RSUD Dr Soetomo Surabaya, RSUD Dr Soedono Madiun, dan RSUD Saiful Anwar Malang. Mana yang terdekat dari pasien, ke rumah sakit itu pasien akan dirujuk," katanya.

Maka fungsi call center ini penting bagi masyarakat agar bisa mendapatkan pengarahan apa yang harus dilakukan dan kemana mereka harus menuju saat mengalami gejala virus korona.

"Saya mohon masyarakat tetap tenang. Kami melakukan koordinasi yang sangat komprehensif vertikal dan horisontal. Jangan panik termasuk melakukan aksi borong atau panic buying," katanya.

Editor : Umaya Khusniah