Wali Kota Blitar Digugat Warga Rp2 Miliar karena Pembangunan Hotel Berbintang

Solichan Arif · Rabu, 11 Agustus 2021 - 18:03:00 WIB
Wali Kota Blitar Digugat Warga Rp2 Miliar karena Pembangunan Hotel Berbintang
Bangunan hotel berbintang di Jalan Raya Soekarno, Kota Blitar, yang digugat warga. (Foto: SINDOnews/Solichan Arif)

BLITAR, iNews.id - Wali Kota Blitar Santoso digugat warga di lingkungan Sendang, Kelurahan Bendogerit sebesar Rp2 miliar karena mengizinkan pembangunan hotel berbintang yang sudah hampir selesai. Gugatan perdata tersebut telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Blitar. 

Dalam gugatan perdata yang diajukan 124 kepala keluarga itu, Wali Kota Blitar Santoso menjadi tergugat 1. Sementara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) sebagai tergugat 2, serta perusahaan terkait pembangunan hotel selaku turut tergugat. 

Warga yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Lingkungan dan Komunitas Sendang (Formalitas) mengajukan gugatan karena khawatir keberadaan hotel akan mengganggu sumber mata air di permukiman. 

"Sesuai titik koordinat satelit hanya berjarak sekitar 90 meter dari Sumber Air Sendang yang merupakan sumber air yang dilindungi," ujar koordinator warga, Moh Trijanto, kepada wartawan Rabu (11/8/2021).

Bangunan hotel berbintang ini berada di Jalan Raya Ir Soekarno. Bangunannya bertingkat delapan dan saat ini tinggal proses finishing. Informasi yang dihimpun, nilai investasi yang dikucurkan untuk pembangunan sekitar Rp50 miliar lebih. 

Menurut Trijanto, lokasi hotel tidak sesuai Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Dengan jarak hanya 90 meter dari sumber air, warga khawatir hotel akan menyedot sumber air dalam. Warga mencemaskan sumur-sumur mengering. Selain itu, selama proses pembangunan, muncul masalah polusi udara dan suara. 

"Sesuai Peraturan Menteri PUPR No 28 Tahun 2015 tentang Penetapan Garis Sepadan Sungai dan Danau, disyaratkan minimal 200 meter," kata Trijanto. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: