Video Ospek Online Unesa Viral, Rektorat Lakukan Evaluasi

Sindonews.com, Aan Haryono ยท Selasa, 15 September 2020 - 18:28 WIB
Video Ospek Online Unesa Viral, Rektorat Lakukan Evaluasi
Universitas Negeri Surabaya (Unesa). (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Video masa orientasi atau ospek online mahasiswa baru Universitas Negeri Surabaya (Unesa) viral di media sosial dan menjadi perdebatan netizen. Pengelola kampus atau rektorat lakukan evaluasi pelaksanaan ospek dan juga pemberian bimbingan kepada mereka yang terlibat.

Ospek online Unesa ini diduga mengandung kekerasan verbal. Hal tersebut memicu kritikan dari para pengguna media sosial.

Rektor Unesa, Nurhasan menuturkan, pihaknya bersama pimpinan kemahasiswaan dari fakultas terkait telah memberikan evaluasi sekaligus bimbingan kepada mahasiswa yang bersangkutan.

"Seluruh masalah yang ada akan diselesaikan dengan cara kekeluargaan," kata Nurhasan, Selasa (15/9/2020).

Dia menambahkan, pelaksanaan ospek online yang digelar pada mahasiswa baru itu berujung pada sesuatu yang kurang baik. Pihaknya melihat ada kesalahan dalam koordinasi pelaksanaan ospek atau Pengenalan Kehidupan Kampus untuk Mahasiswa Baru (PKKMB) Unesa.

"Sejak awal, Unesa mendukung ospek dilakukan untuk menambah pengetahuan mahasiswa baru terkait kehidupan kampus. Juga agar mahasiswa baru cepat beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan budaya perkuliahan yang ada nantinya," katanya.

Sementara pihak kampua baru mengetahui ketika netizen ramai membahas Unesa setelah video tersebar. Dalam video tersebut, mahasiswa baru dimarahi seniornya dalam kegiatan ospek online. Pada salah satu video, mahasiswa baru dibentak karena tidak memakai ikat pinggang dengan berbagai kata.

Namun Nurhasan menegaskan hal ini diharapkan dapat dilakukan tanpa kekerasan dalam bentuk apapun. Sehingga lingkungan institusi pendidikan dapat dipastikan aman dan kondusif.

"Unesa menjadikan ini sebagai catatan evaluasi penting yang diharapkan menjadi masukan untuk perbaikan dalam pengelolaan kegiatan mahasiswa ke depan," katanya.


Editor : Umaya Khusniah