get app
inews
Aa Text
Read Next : Penumpang Pesawat di Bandara Banyuwangi Naik Jelang Lebaran, Load Factor 90 Persen

Usai Delay Berjam-jam Tanpa Kejelasan, Citilink Malah Batal Terbang

Minggu, 11 November 2018 - 17:06:00 WIB
Usai Delay Berjam-jam Tanpa Kejelasan, Citilink Malah Batal Terbang
Setelah delay lebih dari 5 jam, pesawat Citilink QG 703 batal berangkat dari Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Minggu (11/11/2018). (foto: ilustrasi/dok).

BANYUWANGI, iNews.id – Ratusan penumpang pesawat Citilink QG 703 rute Banyuwangi-Jakarta kembali dibuat murka. Setelah pesawat mengalami penundaan terbang (delay) hingga lebih dari 5 jam, maskapai mengumumkan mereka batal mengudara, Minggu (11/11/2018).

Yang membuat penumpang kecewa, informasi itu disampaikan setelah mereka menunggu tanpa kepastian selama berjam-jam.

”Tidak ada kejelasan, tidak ada informasi yang clear. Kami hanya disuruh menunggu dan diinformasikan delay, delay saja,” kata Jamalul Insan, salah satu penumpang di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (11/11/2018).

Menurut Jamal, penumpang sudah berulangkali menanyakan ke petugas, namun tak satu pun dari mereka dapat menjelaskan apa yang terjadi. Kondisi itu berlangsung selama lebih dari 5 jam. Celakanya, para petugas maskapai hanya staf yang tak bisa mengomunikasikan dengan manajemen.

”Ini yang sempat kami ngotot tadi. Mereka hanya bisa bilang ‘tunggu, tunggu, pasti terbang’, tapi tidak tahu sampai kapan,” katanya, kesal.

Menurut Jamal, setelah tanpa kepastian, sore ini akhirnya diberitahukan bahwa pesawat QG 703 gagal berangkat. Berdasarkan informasi dari kantor pusat yang disampaikan petugas maskapai di Bandara Banyuwangi, mereka akan mengupayakan penumpan terbang pada Senin (12/11/2018) besok.

Para penumpang, kata dia, menuntut agar Citilink tidak wanprestasi (ingkar janji) lagi. Mereka juga mendesak agar keberangkatan itu dilakukan pada jam terbang pertama sesuai jadwal di bandara tersebut.

Jamal mengaku, atas kejadian ini maskapai memberikan kompensasi berupa akomodasi. ”Penumpang diinapkan di Hotel Royal malam ini. Kami tidak punya pilihan, mau bagaimana lagi. Tapi kejadian ini jelas kami sangat sesalkan. Besok masuk kantor pun sudah pasti terlambat,” katanya.

Untuk diketahui, pesawat QG 703 terjadwal berangkat pukul 09.20 WIB. Namun hingga pukul 13.37 WIB atau selama 4 jam penumpang masih dibiarkan menunggu tanpa penjelasan. Kejadian itu berlarut-larut hingga pukul 16.00 WIB lebih. 

Vice President Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia Ranty Astari Rachman sebelumnya mengaku ada kendala operasional yang menyebabkan sejumlah penerbangan Citilink mengalami penundaan keberangkatan dari jadwal yang ditentukan.

Ranty menuturkan, Citilink Indonesia tetap menjalankan kewajibannya untuk pemberian kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku terhadap penumpang yang mengalami keterlambatan penerbangan.

”Kami mengupayakan dengan maksimal dan sebaik-baiknya untuk mengatasi kendala operasional ini sehingga penerbangan dapat berjalan dengan normal kembali dan tidak berkepanjangan,” ujarnya saat dikonformasi.

Editor: Zen Teguh

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut