Unair Akan Tindak Tegas Mahasiswa yang Jadi Predator Fetish Jarik

Ihya Ulumuddin ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 20:36 WIB
Unair Akan Tindak Tegas Mahasiswa yang Jadi Predator Fetish Jarik
Foto korban saat dibungkus kain jarik atas paksaan pelaku.(foto: istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Universitas Airlangga (Unair) akan menindak tegas oknum mahasiswa, pelaku pelecehan seksual fetish. Langkah ini diambil karena pria bernama Gilang Aprilian Nugraha Pratama itu dianggap melanggar etika mahasiswa.

Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair, Suko Widodo mengatakan, pihaknya telah menggelar sidang komite etik begitu kasus dugaan fetish mahasiswanya itu viral di media sosial. Hasilnya, semua sepakat untuk memberikan sanksi.

“Fakultas Ilmu Budaya Unair (FIB) telah menggelar sidang komite etik terhadap yang bersangkutan. Pastinya kami akan mengambil tindakan tegas karena sudah menyalahi etika mahasiswa,” ujarnya, Kamis (30/7/2020).

Suko mengatakan, pihaknya melalui FIB Unair juga mencoba menghubungi Gilang dan keluarganya. Namun, hingga saat ini, Gilang belum bisa dihubungi. Karena itu, pihak kampus akan menyerahkan sepenuhnya pada pihak berwenang.

“Dulu pernah terjadi saat Gilang jadi panitia mahasiswa baru, tapi tidak dilaporkan ke dekanat. Dan sekarang sudah viral di sosial media dan ada yang melapor, makanya kami adakan sidak kode etik,” tuturnya.

Suko mengatakan, pihak kampus tidak akan melindungi kesalahan dan akan terus melakukan investigasi atas kasus ini. “Tentunya akan memberikan sanksi paling tegas. Karena hal itu merupakan tindakan melanggar disiplin moral mahasiswa,” ujarnya.

Diketahui, Kabar mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) jadi predator fetish atau orisentasi seks menyimpang, viral di media sosial. Mahasiswa berinisial G tersebut disebut kerap meminta korbannya mengikat diri dengan kain jarit untuk kepuasan seksual.

Cerita tersebut terungkap saat akun @m_fikris, membuat cuitan di Twitter. Dalam cuitan itu, dia mengaku dipaksa G untuk mengikat diri dengan kain. Dalihnya untuk kepentingan riset. Padahal, faktanya untuk kepuasan seksual.

Atas perilaku aneh tersebut, @_fikris mengingatkan semua orang untuk berhati-hati. Dalam cuitan tersebut, dia menulis “Predator ‘Fetish Kain Jarik’Berkedok Riset Akdemik dari Mahasiswa PTN di SBY, lengkap dengan foto dirinya terbungkus kain jarik.

@m_fikris mengaku menjadi korban mahasiswa G karena dipaksa membungkus diri lalu mengabadika dengan foto dan video. @m_Fikris mengaku sempat menolak, tetapi karena kasihan, akhirnya menuruti.


Editor : Ihya Ulumuddin