get app
inews
Aa Text
Read Next : Tower Provider di Atap Sekolah Perhotelan Surabaya Roboh, Siswa dan Staf Pengajar Dievakuasi

Tungku Api Menyala, Rumah Dukun Bayi di Tuban Terbakar saat Ditinggal Jemput Pelanggan

Minggu, 22 Desember 2019 - 09:10:00 WIB
Tungku Api Menyala, Rumah Dukun Bayi di Tuban Terbakar saat Ditinggal Jemput Pelanggan
Rumah dukun beranak ludes terbakar. (Foto: iNews/Pipiet Wibawanto).

TUBAN, iNews.id - Rumah seorang dukun bayi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim), ludes terbakar Minggu (22/12/2019) pagi. Api diduga berasal dari tungku dapur yang masih menyala dan ditinggalkan pemilik rumah karena ada pelanggan memesan jasanya.

Rumah korban, Iswanton (63), warga Desa Sumberjo, Kecamatan Widang, habis dilahap api. Bara dari tungku tersebut membakar kayu yang ada di sekitar tungku dan menjalar ke ruangan tengah hingga akhirnya hangus terbakar.

"Informasinya karena tungku di dapur menyala yang membuat rumah terbakar," kata perangkat Desa Sumberjo, Hainis, kepada wartawan di TKP kebakaran, Minggu pagi.

Warga kemudian datang berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun api terus membesar hingga seluruh bangunan rumah hangus. Dua unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Tuban langsung membantu proses pemadaman dibantu warga.

"Ada tetangga terdekat yang tahu kalau ada kebakaran di rumah itu," ujar dia.

Api kian membesar karena rumah korban dipenuhi tumpukan kayu dan kain-kain. Menghindari api menjalar ke tempat tinggal tetangga, warga berinisiatif merobohkan sisa-sisa bangunan yang tinggal tersisa puing-puing kayunya saja.

Akibat peristiwa ini, kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta. Warga diimbau waspada dan mengecek tungku dapur saat selesai memasak sebelum meninggalkan rumah.

"Rumahnya habis terbakar. Rata dengan tanah," ujar dia.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut