Tragis! Pekerja Bangunan Tewas Kesetrum di Mojokerto, Istri dan Anak Korban Histeris
MOJOKERTO, iNews.id – Seorang pekerja bangunan tewas akibat tersengat listrik saat memasang atap galvalum di Desa Kintelan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (2/6/2025). Korban, Arifin (61), warga Desa Belimbing Sari, Kecamatan Sooko, tersengat aliran listrik setelah galvalum yang akan dipasang menyentuh kabel tegangan tinggi.
Akibatnya, korban terjatuh dari ketinggian empat meter dan meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di kepala. Insiden ini membuat istri dan anak korban menangis histeris saat tiba di lokasi.
Warga yang berada di sekitar kejadian berusaha menenangkan pihak keluarga dan membawa mereka ke rumah tetangga untuk menenangkan situasi.
Menurut keterangan saksi mata, Rofiq insiden terjadi saat korban bersama tiga pekerja lainnya sedang memasang atap galvalum pada sebuah rumah kos. Saat proses pemasangan, salah satu galvalum terangkat terlalu tinggi dan menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi.
Seketika itu juga, korban tersengat listrik dan terjatuh ke bawah. "Lagi pasang rangka baja, tahunya yang dipengang itu tersangkut tegangan listrik yang enggak ada bungkusnya," kata Rofiq di lokasi.
Petugas kepolisian dari Polsek Puri yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan meminta keterangan sejumlah saksi. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, untuk keperluan otopsi.
Sementara itu, galvalum yang diduga menjadi penyebab kecelakaan diamankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. "Ada orang bangun kos-kosan dan pekerja ini tidak tahu bahwa atasnya ada tegangan listriknya," ujar Kapolsek Puri, AKP Sutakat.
Dia menjelaskan bahwa hasil olah TKP menunjukkan korban meninggal akibat tersengat kabel listrik bertegangan tinggi saat memasang atap galvalum. Saat ini, pemilik kos telah dibawa ke Polsek Puri untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut.
Editor: Kurnia Illahi