Tradisi Buka Puasa di Kelenteng Hok Swi Bio, 13 Tahun Rawat Toleransi
BOJONEGORO, iNews.id – Selama 13 tahun, warga keturunan Tionghoa di Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), telah ikut merawat persaudaraan antarumat beragama. Mereka memiliki tradisi menggelar buka puasa bersama di Kelenteng Hok Swi Bio, setiap hari Jumat selama bulan Ramadan. Kegiatan ini selalu disambut antusias masyarakat Muslim setempat.
Seperti Jumat (25/5/2018) sore. Menjelang acara berbuka puasa, suasana kelenteng yang berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Bojonegoro, perlahan ramai dengan warga, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Mereka mengobrol santai di kursi-kursi yang sudah berjejer rapi. Sebagian warga duduk-duduk di halaman. Ibu-ibu menggendong anak-anaknya. Sementara anak-anak berlarian dan bermain sepeda.
Sebelum berbuka, warga mendengarkan tausiah dan doa oleh tokoh agama Muslim setempa. Setelah azan magrib berkumandang, umat Konghucu mengundang para warga mengambil makanan dan minuman yang telah dihidangkan. Warga pun antusias menyerbu menu yang telah disediakan panitia. Meskipun menunya sederhana, warga tampak gembira menikmati makanan yang disediakan.
Pengurus Kelenteng Hok Swi Bio Hadi Sugiarto mengatakan, pihaknya sengaja menggelar acara buka bersama sebagai wujud toleransi dan saling menghormati antarumat beragama. Kegiatan ini sudah dilakukan sejak 13 tahun silam. Kegiatan ini diharapkan bisa mempererat kerukunan antarumat beragama, khususnya di wilayah Bojonegoro.
“Tujuan acara berbuka puasa bersama ini agar kita saling menghormati, saling toleransi terhadap sesama manusia, dan menjalin serta memperkuat kebersamaan. Acara ini terus diadakan setiap tahun dan sudah 13 tahun,” kata Hadi Sugiarto.
Salah seorang warga, Nursinah mengatakan, sudah biasa ikut acara berbuka puasa bersama di Kelenteng Hok Swi Bio. Acara itu sudah lama digelar di kelenteng berusia ratusan tahun itu. “Iya, di sini acara berbuka puasa tiap tahun. Satu bulan selama Ramadan, ada empat kali,” kata Nursinah.
Editor: Maria Christina