Tewas Mendadak, Jasad Nelayan Sumatera Diperiksa Petugas Pelabuhan Probolinggo

Hana Purwadi ยท Selasa, 24 Maret 2020 - 15:59 WIB
Tewas Mendadak, Jasad Nelayan Sumatera Diperiksa Petugas Pelabuhan Probolinggo
ABK disemprot disinfektan di Probolinggo, Jatim. (Foto: iNews/Hana Purwadi)

PROBOLINGGO, iNews.id – Seorang nelayan asal Sumatera ditemukan tewas mendadak di ruang mesin kapal saat berada di perairan Probolinggo, Jawa Timur (Jatim). Khawatir meninggal akibat virus corona, jasad beserta tujuh Anak Buah Kapal (ABK) yang bekerja bersama korban diperiksa petugas kesehatan.

Jasad Syamsir (53) diperiksa petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Probolinggo, Selasa (24/3/2020). Korban bersama tujuh ABK dari KM Mega ini diperiksa untuk memastikan apakah mereka terpapar virus corona. ABK tersebut juga disemprot disinfektan.

Tak hanya memeriksa fisik, petugas juga memintai keterangan dari tujuh ABK terkait kematian mendadak korban. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada jasad korban.

Sedangkan dari hasil pemeriksaan, korban dan tujuh ABK lain tidak ditemukan demam, pilek atau sakit yang menunjukkan indikasi terinfeksi virus corona.

Kepala Desa Pulau Gili, Supariyono mengatakan, berdasar keterangan rekan sesama ABK, korban sebelumnya tidur di ruang mesin. Namun saat akan dibangunkan, korban sudah tewas.

“Semuanya awalnya saling bergurau, lalu korban tidur. Saat dibangunkan sudah tidak ada,” katanya, Selasa (24/3/2020).

Sementara itu, Kepala KKP Probolinggo, Budiono mengatakan dari keterangan para rekan, empat hari sebelum ditemukkan tewas, korban tidak ada keluhan pilek atau demam. Demikian pula dengan ABK lain, saat diperiksa, tidak ada yang menunjukkan gejala sakit.

“Suhu badan semua normal dan tidak ada keluhan apapun,” katanya.

Jenazah korban langsung dibawa kawasan Pulau Gili. Rencananya, korban akan dimakamkan di tanah kelahiran. Sampai saat ini, kawasan Pelabuhan Probolinggo masih negatif dan tidak ada kasus terpapar virus corona.


Editor : Umaya Khusniah