Terjaring Razia, 63 Remaja di Surabaya Dipaksa Tuntun Motor hingga 1 Km

Yudha Prawira ยท Senin, 11 Mei 2020 - 16:01 WIB
 Terjaring Razia, 63 Remaja di Surabaya Dipaksa Tuntun Motor hingga 1 Km
Puluhan remaja digiring ke Polsek Kenjeran dengan menuntun sepeda motor sejauh satu kilometer karena kedapatan akan balap liar. (Foto: iNews/Yudha Prawira)

SURABAYA, iNews.id – Aparat Polsek Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur (Jatim) mengamankan 63 remaja, berikut 30 unit motor. Mereka digiring ke kantor polisi, setelah tertangkap saat menggelar balap liar di kawasan Tambakwedi, akses Jembatan Suramadu.

Berdasarkan rekaman video amatir, puluhan pemuda tanggung ini dipaksa berjalan kaki sejauh kurang lebih satu kilometer sambil menuntun motor. Hukuman ini sengaja diberikan karena mereka melanggar aturan.

“Selain balap liar, mereka ini juga melanggar PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Bukannya diam di rumah, malah berkumpul untuk balap liar,” kata Kapolsek Kenjeran, Kompol Esti Setija Oetami, Senin (11/5/2020).

Esti mengatakan, para remaja ini abai dengan aturan PSBB di Surabaya Raya. Bahkan, seolah-olah mereka juga memanfaatkan situasi sepi dengan balap liar.

“Karena itu semuanya kita amankan, berikut motornya,” ujarnya.

Seluruh sepeda motor yang diamankan akan ditilang. Khusus untuk motor yang tidak utuh lagi (tidak sesuai standar lalu lintas) ditahan, sampai pemilik bisa melengkapi.

“Wajib dilengkapi dulu sebelum diambil,” katanya.

Esti menambahkan, seluruh remaja yang diamankan juga telah diberi pembinaan. Selain larangan balap liar dan tertib lalu lintas, mereka juga diwajibkan mematuhi PSBB.

“Sementara ini baru kami beri teguran. Tetapi, kalau diulangi lagi, akan kami proses hukum,” katanya.


Editor : Ihya Ulumuddin