Tekan Penyebaran Virus Corona, Kapal di Tanjung Perak Surabaya Disemprot Disinfektan

Nursyafei ยท Senin, 23 Maret 2020 - 12:27 WIB
Tekan Penyebaran Virus Corona, Kapal di Tanjung Perak Surabaya Disemprot Disinfektan
Seorang petugas tengah menyemprot kapal dengan disinfektan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (Foto: iNews/Nursyafei)

SURABAYA, iNews.id - Perusahaan Pelayaran di Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur (Jatim) menyemprotkan disinfektan ke ruang kapal yang biasa ditempati penumpang, Senin (23/3/2020) pagi. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Ratusan penumpang Kapal Satya Kencana tujuan Surabaya-Kalimantan ini diperiksa suhu tubuh sebelum masuk kapal. Setelah menunjukkan tiket, mereka juga diberi cairan hand sanitizer atau cairan pembersih tangan agar tangan bersih dari virus.

Ruangan dalam kapal yang disemprot Petugas Kapal Dharma Lautan ini melingkupi seluruh ruang kapal di antaranya tempat tidur dan istirahat penumpang.

General Manager PT Darma Lautan Utama cabang Tanjung Perak, Donie Surya mengatakan, selain langkah-langkah tersebut, perusahaan kapal juga menerapkan konsep pembatasan jarak antarpenumpang saat berada di atas kapal. Hal ini sebagai penerapan dari anjuran social distancing dalam upaya menekan penyebaran virus corona.

“Di dalam kapal terutama di area publik seperti ruang informasi, kafetaria, lorong-lorong, anjungan dan kamar mesin,” katanya.

Donie menambahkan penyemprotan disinfektan dilakukan secara berkala. Setelah kapal bongkar muat dan sesaat sebelum embarkasi. Hal ini dilakukan sejak Pemerintah Indonesia mengeluarkan anjuran alat transportasi publik disemprot disinfektan.

Terkait jumlah penumpang, Donie mengakui ada penurunan sekitar 20-30 persen di semua jurusan sejak virus corona mewabah. “Saat ini masih low seasons yang memang rendah jumlah penumpang dan diperparah dengan virus corona,” katanya.

Sementara untuk menjaga kesehatan para penumpang di atas kapal, petugas menyediakan klinik dan dokter jaga. Upaya ini juga dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang berpotensi dibawa penumpang di kapal.


Editor : Umaya Khusniah