Tarif Baru Tol Gempol-Pandaan akan Mulai 31 Januari

Antara ยท Kamis, 30 Januari 2020 - 20:00 WIB
Tarif Baru Tol Gempol-Pandaan akan Mulai 31 Januari
Tol Gempol-Pandaan, Jawa Timur. (Foto: Antara)

SURABAYA, iNews.id – Tarif baru akan diterapkan di Jalan Tol Gempol-Pandaan Jawa Timur (Jatim) mulai 31 Januari 2020. Akan ada penurunan tarif untuk kendaraan Golongan III, IV, dan V untuk angkutan logistik.

Hal ini disampaikan anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Jasamarga Pandaan Tol. Direktur Utama PT Jasamarga Pandaan Tol, Agung Widodo mengatakan tarif tol Gol III dan IV dengan rerata turun sebesar 11 persen dan Gol V turun 24 persen.

“Rinciannya, untuk pengendara dari Gerbang Tol (GT) Gempol IC dengan tujuan Gempol JC Golongan I dikenakan Rp3.000, Golongan II Rp5.000, Golongan III Rp5.000, Golongan IV Rp6.000, dan Golongan V Rp6.000,” katanya, Kamis (30/1/2020).

Sementara untuk pengendara asal GT Gempol JC dengan tujuan Pandaan IC Golongan I Rp8.500, Golongan II Rp14.000, Golongan III Rp14.000, Golongan IV Rp17.500, Golongan V Rp17.500.

Setelah itu, pengendara asal GT Gempol IC dengan tujuan Pandaan IC Golongan I Rp11.000, Golongan II Rp18.500, Golongan III Rp18.500, Golongan IV Rp23.500, dan Golongan V Rp23.500.

Agung mengatakan keputusan in berdasar pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No 1250/KPTS/M/2019 tanggal 31 Desember 2019, mulai 31 Januari 2020 akan diberlakukan penyesuaian tarif tol pada ruas Jalan Tol Gempol-Pandaan (Gempol IC-Pandaan IC).

Penyesuaian juga mengacu Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2017 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, yang menyebutkan evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh inflasi.

Pihak Jasamarga akan melakukan sosialisasi perubahan tarif ini melalui media sosial, leaflet, spanduk, dan variable message sign (VMS).


Editor : Umaya Khusniah