Tanggul Jebol 10 Meter di Kediri, Perkampungan dan Jalanan Terendam Banjir

Afnan Subagio · Senin, 23 Maret 2020 - 13:41 WIB
Tanggul Jebol 10 Meter di Kediri, Perkampungan dan Jalanan Terendam Banjir
Banjir yang merendam rumah warga hingga 1 meter di Kediri, Jatim. (Foto: iNews/Afnan Subagio)

KEDIRI, iNews.id – Sebuah tanggul di Kediri, Jawa Timur (Jatim) jebol sepanjang 10 meter lantaran tidak kuat menahan debit air yang meluap akibat hujan deras. Akibatnya, puluhan rumah terendam air setinggi 50 sentimeter dan jalanan setinggi mencapai 1 meter.

Banjir merendam Desa Ngablak, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri tergenang banjir. Tanggul Sungai Bendo Krosok yang berhulu di Pegunungan Wilis jebol karena tidak mampu menampung debit air hujan.

Salah satu warga, Rusmini mengatakan, banjir terjadi setelah wilayah Banyakan diguyur hujan sejak sore hingga malam, Minggu (23/3/2020). Akibatnya, Sungai Bendo Krosok jebol.

“Padahal kemarin tanggul baru saja diperbaiki tapi memang belum selesai,” katanya.

Rusmini menambahkan, bulan Februari banjir juga melanda kawasan tersebut. Hanya saja tidak sebesar banjir yang terjadi saat ini.

Sementara Kanit Binmas Polsek Banyakan, Ipda Joko Irngan mengatakan banjir ini diakibatkan kawasan Pegunungan Wilis diguyur hujan. Selain rumah di Desa Ngablak, Perumahan Asabri juga turut terendam banjir.

“Yang menjadi korban banjir ini mencapai 31 Kepala Keluarga,” katanya.

Selain merendam permukiman warga, banjir juga menggenangi jalan desa yang menghubungkan Desa Ngablak dengan Kecamatan Grogol. Ketinggian air di jalan-raya ini mencapai satu meter. Akibatnya, beberapa sepeda motor yang nekat menerjang banjir mogok di tengah jalan.

Tanggul yang jebol ini juga menyebabkan area persawahan warga terendam banjir. Tanaman padi banyak yang roboh dan mati.


Editor : Umaya Khusniah