get app
inews
Aa Text
Read Next : Gempa Terkini Guncang Bandung, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Suhu Udara di Bojonegoro Capai 44 Derajat Celsius

Jumat, 25 Oktober 2019 - 17:26:00 WIB
Suhu Udara di Bojonegoro Capai 44 Derajat Celsius
Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan di rumah warga yang terbakar di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (25/10/2019). (Foto: iNews/Dedi Mahdi)

BOJONEGORO, iNews.idCuaca panas melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Di Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), suhu pada siang hari bahkan mencapai 44 derajat celsius. Selain membuat warga kepanasan, cuaca yang sangat panas itu juga membuat peristiwa kebakaran meningkat tajam.

Menurut warga, suhu panas tersebut sudah berlangsung selama beberapa hari terakhir. Peningkatan suhu udara itu salah satunya disebabkan kemarau panjang yang melanda Kabupaten Bojonegoro. Kondisi tersebut sudah berlangsung sejak enam bulan terahir.

Cuaca panas juga memicu peristiwa kebakaran di Bojonegoro meningkat tajam. Sepanjang hari Jumat ini saja, sudah terjadi dua kali kebakaran. Salah satu rumah yang terbakar milik Fatkhur Efendi, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kota Bojonegoro.

Kebakaran diduga akibat pembakaran sampah yang dilakukan di belakang rumah, lalu menyambar dinding. Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

“Kami langsung menurunkan empat unit kendaraan setelah mendapat informasi mengenai kebakaran. Alhamdulillah api sudah bisa kami kendalikan,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro Andik Sujarwo

Andik Sujarwo mengatakan, data di Dinas Kebakaran, belum genap satu bulan sudah terjadi sebanyak 30 kali peristiwa kebakaran. Rata-rata peristiwa tersebut disebabkan hubungan pendek arus listrik.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai fenomena suhu panas hingga sepekan ke depan. Potensi suhu panas ini masih meliputi wilayah-wilayah di Selatan ekuator.

Kulminasi suhu panas tersebut terjadi karena beberapa faktor, antara lain karena titik kulminasi matahari yang masih berada di wilayah Jawa ke daerah Selatan. Kemudian, kondisi cuaca cerah di wilayah Indonesia yang saat ini masih mendominasi.

Cuaca cerah tersebut terjadi karena karena ada fenomena anomali suhu dingin di wilayah perairan Indonesia yang menyebabkan pertumbuhan awan hujan sangat sulit terbentuk di Wilayah Sumatera, Jawa dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih terjadi hingga 30 Oktober 2019.

Editor: Maria Christina

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut