Sudah Pulih, MS Siswa SMP 16 Malang Korban Perundungan Tak Sabar Ingin Sekolah

Deni Irwansyah ยท Senin, 10 Februari 2020 - 03:08 WIB
Sudah Pulih, MS Siswa SMP 16 Malang Korban Perundungan Tak Sabar Ingin Sekolah
MS siswa SMP 16 Kota Malang yang menjadi korban perundungan kondisinya mulai pulih setelah 18 hari dirawat di rumah sakit. (Foto: iNews/Deni Irwansyah)

MALANG, iNews.id – MS, siswa SMP Negeri 16 Kota Malang yang menjadi korban perundungan tujuh teman sekelasnya akhirnya pulang ke rumah setelah dirawat selama 18 hari di rumah sakit. Pemulihan trauma berlangsung cepat, bahkan korban mengaku ingin segera kembali ke sekolah.

MS harus merelakan satu jari tengah tangannya diamputasi akibat membusuk setelah dianiaya tujuh temannya. Untuk sementara waktu, MS kini tinggal di rumah pamannya di kawasan Sawojajar, Kota Malang. Hal ini untuk memudahkan proses trauma healing mengingat korban masih trauma untuk bertemu banyak orang.

“Alhamdulillah, kondisi fisiknya sudah baik. Psikisnya pun sudah pulih. Dokter pun kaget karena pemulihan psikisnya sangat cepat karena dapat support banyak orang,” kata paman MS, Taufik, Senin (10/2/2020).

Menurut Taufik, keponakannya itu mengaku rindu ingin segera sekolah. MS tak sabar ingin kembali belajar untuk mengejar ketertinggalan pelajaran selama menjalani perawatan di rumah sakit. “Dia kepenginnya secepatnya kembali ke sekolah,” ucapnya.

Taufik mengatakan, MS akan menjalani rawat jalan dan melakukan kontrol rutin  untuk mengetahui proses rekontruksi kulit. Selain itu, pemulihan psikis juga masih terus dilakukan hingga MS bisa menjalani kondisi terbarunya dengan lapang dada.

“Untuk sementara ini, MS akan menginap di rumah saya. Kebetulan karena keluarga MS ini asli Sawojajar sini. Selain itu, untuk memudahkan proses pemulihan,” ucapnya.

Sebelumnya, MS, siswa SMP Negeri 16 itu diduga menjadi korban kekerasan teman-teman sekolahnya.

Akibat kejadian itu, MS harus dirawat di rumah sakit akibat luka di sekujur tubuhnya. Peristiwa yang dialami MS itu kemudian viral di media sosial setelah foto-foto dan video MS dirawat diunggah teman-temannya yang menjenguk di rumah sakit.

Atas kejadian itu, Wali Kota Malang sudah menjatuhkan sanksi dengan mencopot kepala dan wakil kepala SMPN 16 Malang. Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah juga dikenai sanksi enam bulan untuk memperbaiki kinerjanya.

Wali Kota juga memberi peringatan keras kepada tiga guru SMP 16 Malang karena dinilai lalai terkait kasus perundungan tersebut.


Editor : Kastolani Marzuki