get app
inews
Aa Text
Read Next : Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Blitar Jatim, Terasa hingga Bantul

Sosok Komjen Gatot Eddy Pramono, Calon Kapolri yang Mengawali Karier di Blitar

Rabu, 30 Desember 2020 - 05:30:00 WIB
Sosok Komjen Gatot Eddy Pramono, Calon Kapolri yang Mengawali Karier di Blitar
Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy meninjau rapid test antigen di Rest Area Tol Jakarta Cikampek. (Foto Sindonews/Abdullah M Surjaya).

BLITAR, iNews.id - Nama Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono disebut-sebut masuk dalam bursa kandidat pengganti Kapolri Jendral Idham Azis. Nama Gatot Eddy Pramono tidak asing bagi sebagian warga Kabupaten Blitar karena di awal kariernya, Gatot pernah berdinas di daerah tersebut. 

"Kalau bagi warga Blitar nama Pak Gatot terdengar akrab," tutur Nurkhamim, mantan kepala Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Selasa (29/12/2020). 

Gatot Eddy Pramono lulus Akpol tahun 1988. Begitu rampung pendidikan dengan pangkat Letnan Dua, dia langsung menjabat Wakapolsek Wlingi, Kabupaten Blitar. 

Karier Gatot terus merangkak naik. Masih di tahun yang sama (1988), laki laki kelahiran Solok, Sumatera Barat 28 Juni 1965 tersebut, diangkat menjadi Kapolsek Srengat, dengan pangkat Letnan Satu. 

"Saat menjabat Kapolsek Srengat namanya populis di masyarakat. Terutama wilayah Kecamatan Srengat dan sekitarnya," kata Nurkhamim. 

Gatot dikenal memiliki kemampuan komunikasi yang bagus di masyarakat. Terutama dalam menegakkan aturan. Gatot selalu mengedepankan nilai kemanusiaan. "Orangnya ramah dan santai dengan siapa saja. Njawani," kenang Nurkhamim. 

Tiga tahun menjadi Kapolsek Srengat, Gatot mutasi ke Semarang. Pada tahun 1991 ia menjabat Komandan Peleton Taruna Akabri Semarang. Posisi ini diemban tidak lama. Masih di tahun yang sama (1991) Gatot geser menjadi Perwira Administrasi Operasi Pusat Komando Pusat Komando dan Pengendalian Kepolisian Daerah Metro Jaya. Hanya berlangsung setahun. Pada tahun 1992 menjabat Perwira Menengah Kepolisian Daerah Metro Jaya. 

Di tempat baru selalu tidak lebih 1-2 tahun. Karier Gatot terus menanjak. Naik pangkat sekaligus berganti ganti jabatan strategis. Pada tahun 2002 Gatot menjabat Kepala Satuan Pidana Umum Direktorat Reserse Kriminal Polda Jatim. 

Hanya dua tahun menjabat, pada tahun 2005 Gatot Eddy Pramono kembali ke Kabupaten Blitar sebagai Kapolres Blitar. Meski 17 tahun meninggalkan Blitar (sejak 1988), bagi Gatot, Blitar bukan daerah baru. 

Nurkhamim menuturkan, meski sudah menjadi orang nomor satu di kepolisian Kabupaten Blitar, Gatot Eddy Pramono tidak meninggalkan kebiasaanya tirakat. Sejak muda hingga berkarir di kepolisian, Gatot tidak pernah putus puasa Senin Kamis. Dalam sebuah obrolan kecil, saat itu Nurkhamim sempat berujar, mendoakan karir Gatot naik lebih baik. 

"Tidak pernah putus puasa Senin Kamis. Saat itu saya sempat mengatakan semoga nanti bisa menjadi Kapolda Jatim, dan dijawab amin. Tak tahunya sekarang kandidat Kapolri," papar Nurkhamim sembari tertawa. 

Di Kabupaten Blitar, Gatot Eddy Pramono hanya setahun. Sebelum pindah ke Jakarta, Gatot merintis pendirian kantor Polres Kabupaten Blitar yang saat ini berada di wilayah Kecamatan Talun. 

Saat menjabat Kapolres Blitar, Gatot masih berkantor di wilayah Kota Blitar yang saat ini menjadi kantor Kapolres Blitar Kota (Mapolres Blitar Kota). "Yang merintis mapolres Blitar kabupaten di Talun itu Pak Gatot," ucap Nurkhamim. 

Hal senada juga pernah diceritakan mantan Ketua Ansor NU Kabupaten Blitar Aminudin Fahruda. Saat masih menjadi Koordinator LSM SOMASI, Aminudin pernah dimintai tolong Gatot mengisi acara di Mapolres Blitar. 

"Intinya diminta Pak Gatot mengisi materi pemberantasan korupsi termasuk langkah pencegahannya," kata Aminudin Fahruda. 

Hanya setahun menjadi Kapolres Blitar, Gatot Eddy Pramono diangkat sebagai sekertaris pribadi Kapolri (2006). 

Di Jakarta, kariernya terus melesat. Pada tahun 2019 Gatot menjabat Kapolda Metro Jaya. Masih di tahun yang sama ia diangkat sebagai Wakapolri dengan pangkat Komisaris Jendral Polisi. Sebagai kandidat pengganti Kapolri Jendral Idham Azis, nama Gatot Eddy Pramono bersaing dengan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar (Akpol 1988) dan Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (Akpol 1991).

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut