Sidang Kematian Mahasiswi di Banyuwangi Ricuh, Keluarga Korban Nyaris Keroyok Terdakwa

Eris Utomo ยท Selasa, 17 Desember 2019 - 18:43 WIB
Sidang Kematian Mahasiswi di Banyuwangi Ricuh, Keluarga Korban Nyaris Keroyok Terdakwa
Khoirul, terdakwa kasus kematian mahasiswi menjalani persidangan di PN Banyuwangi. (Foto: Eris Utomo)

BANYUWANGI, iNews.id - Sidang kasus kematian seorang mahasiswi bernama Gadis Rizkia di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur pada Selasa (17/12/2019) berlangsung ricuh. Khoirul yang menjadi terdakwa dalam kasus ini nyaris dikeroyok oleh keluarga korban.

Sidang berlangsung dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ini. Keluarga korban dan beberapa warga ikut hadir memadati ruang sidang. Usai sidang, keluarga korban yang tak bisa menahan amarah berusaha melakukan pengeroyokan terhadap terdakwa saat masih berada di dalam ruang sidang.

Beruntung petugas kepolisian berhasil menghalau keluarga korban yang berusaha mendekat ke terdakwa. Petugas kepolisian berusaha membawa warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi itu keluar dari ruang sidang.

Namun tindakan petugas kepolisian yang menghalau keluarga korban itu menyebabkan aksi saling dorong-mendorong dengan warga yang berada di luar ruang sidang hingga ke halaman pengadilan.

Menurut informasi, kekesalan keluarga korban dipicu oleh ketidakpuasan terhadap pasal yang dituduhkan oleh penyidik kepolisian kepada terdakwa.

Keluarga menilai pasal yang menjerat terdakwa sebagaimana tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya yang menyebabkan hilangnya nyawa korban. Terdakwa tidak dijerat dengan pasal pembunuhan.

“Ini pembunuhan berencana. Itu yang tidak terima keluarga,” kata kerabat korban, Junido Sipayung di halaman pengadilan.

Kasus yang menjerat terdakwa adalah kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

Peristiwa itu terjadi pada 27 September 2019 lalu. Terdakwa memukul kepala korban dengan balok kayu hingga menyebabkan korban yang tak lain adalah tetangganya sendiri mengalami luka serius. Tak hanya menganiaya, terdakwa juga membawa kabur sepeda motor dan barang berharga milik korban.


Editor : Reza Yunanto