Sempat Ratusan, Kini 5 Kelurahan di Surabaya Ini Nol Kasus Covid-19

Ihya Ulumuddin ยท Jumat, 14 Agustus 2020 - 16:32 WIB
Sempat Ratusan, Kini 5 Kelurahan di Surabaya Ini Nol Kasus Covid-19
Ilustrasi pasien sembuh Covid-19. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Lima kelurahan di Kota Surabaya kini nol kasus Covid-19. Kelima kelurahan tersebut yakni Kelurahan Tambak Wedi, Kelurahan Krembangan Utara, Kelurahan Embong Kaliasin, Kelurahan Romokalisasi dan Kelurahan Genting Kalianak.

Kepala Dinkes Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan sebelumnya jumlah kasus Covid-19 di lima kelurahan tersebut cukup tinggi, termasuk angka kematian. Namun, kini sudah tidak ada lagi. “Jadi, lima kelurahan itu punya cerita masing-masing hingga berhasil mencapai nol kasus,” katanya, Jumat (14/8/2020).

Feny, sapaan akrab Febria Rachmanita merinci masing-masing kasus Covid-19 di lima kelurahan tersebut. Di Kelurahan Tambak Wedi, semula ada 55 kasus. Dari jumlah tersebut 51 kasus di antaranya sembuh dan empat kasus meninggal dunia.

Sementara di Krembangan Utara, awalnya terdapat 44 kasus. Setelah dirawat, 36 orang sembuh, lalu delapan orang lainnya meninggal dunia.

Di Kelurahan Embong Kaliasin yang awalnya berjumlah 55 kasus, kini 51 kasus di antaranya sembuh dan empat lainnya meninggal. Sementara di Kelurahan Romokalisari, awalnya ada lima kasus, kini empat kasus di antaranya berhasil sembuh dan satu orang meninggal dunia.

“Sedangkan di Kelurahan Genting Kalianak, dari empat kasus ada, semuanya sembuh dan tidak ada yang meninggal,” ujarnya.

Direktur RSUD dr Soewandhie ini juga mengatakan, hingga Kamis (13/8/2020) kemarin, secara kumulatif angka kesembuhan Covid-19 di Kota Surabaya mencapai 6.885 orang. Dari angka tersebut, khusus pasien yang sembuh dalam satu hari kemarin mencapai 175 orang.

“Rinciannya, 49 orang dari rawat inap rumah sakit dan 126 pasien rawat jalan isolasi mandiri,” katanya.

Sedangkan pasien dalam perawatan dan pantauan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya berjumlah 2.418 kasus. Angka itu terdiri dari pasien rawat jalan 976 kasus, rawat inap rumah sakit 1.091 kasus, Asrama Haji 223 kasus.

“Terakhir RS Lapangan berjumlah 128 kasus. Semoga tren kesembuhan ini terus meningkat,” katanya.


Editor : Ihya Ulumuddin