Sakit Hati Sering Diejek, Motif 2 Pelaku Habisi Nyawa Teman Sekerjanya

Sholahudin ยท Selasa, 30 Januari 2018 - 15:59 WIB
Sakit Hati Sering Diejek, Motif 2 Pelaku Habisi Nyawa Teman Sekerjanya
Petugas Polres Mojokerto saat gelar perkara kasus pembunuhan di pinggiran sawah Desa Kedawung. (Foto: iNews/Sholahuddin)

MOJOKERTO, iNews.id – Teka-teki kasus penemuan mayat dengan 50 luka tebasan senjata tajam di pinggiran sawah Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) akhirnya terungkap. Petugas Polres Mojokerto menangkap dua terduga pelaku, yakni rekan kerja sekaligus teman baik korban.

Mereka ditangkap di lokasi persembunyiannya di wilayah bendungan Sungai Brantas, Rolak Songo. Kedua terduga pelaku yaitu NT alias Nanda (26) warga Kelurahan Balongrai, Kecamatan Magersari dan MS alias Soleh (26) warga Kelurahan Magersari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

“Penangkapan ini hasil pengembangan setelah kami memeriksa saksi dan mengungkap identitas korban. Keterangan saksi mengarah kepada kedua teman korban itu,” ujar Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata.

Dia mengatakan, motif kasus pembunuhan ini atas dasar sakit hati. Pelaku NT menceritakan ke temannya MS, kalau pelaku sering mengejek dan mempermalukan soal hasil kerjaannya. Tak hanya itu, korban diketahui juga suka menghina hasil pekerjaan pelaku yang dianggap tidak becus di hadapan banyak orang dan pemilik las tempatnya bekerja.


“MS membantu menyiapkan peralatan sajam dan bersama pelaku NT menganiaya korban hingga tewas. Mereka menganiaya dengan menggunakan sajam jenis clurit,” ujarnya.

Selain mengamankan kedua pelaku, petugas menyita motor korban, motor pelaku, baju korban, hp dan dompet korban yang sempat dibawa oleh kedua pelaku. Sementara sajam jenis pisau badik dan clurit masih dalam pencarian petugas yang dari pengakuan pelaku dibuang di ke bendungan Sungai Brantas Rolak Songo.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 340 dan Pasal 335 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana dan turut serta melakukan pembunuhan, dengan ancaman hukuman seumur hidup. Saat ini kedua sahabat karib itu langsung ditahan di sel tahanan Mapolres Mojokerto.

Diketahui, pada Senin 29 Janauri 2018, warga menemukan sesosok mayat laki-laki misterius di saluran irigasi sawah Dusun Kedawung. Mayat tanpa identitas itu tergeletak masih memakai pakaian lengkap dan tubuh penuh luka bekas aniaya senjata tajam (sajam). Total terdapat sekitar 50 luka tebasan benda tajam nyaris di sekujur tubuhnya.

Belakangan identitas korban terungkap sebagai Miftahkul Huda (32) warga Desa Kedung Adem, Kecamatan Kedung Adem, Kabupaten Bojonegoro. Korban bekerja sebagai tukang las bersama dengan pelaku yang membunuhnya.


Editor : Donald Karouw