Ringkus Peracik Petasan, Polres Bondowoso Sita 14 Kg Bahan Peledak

Rizki Amirul Ahmad ยท Rabu, 20 Mei 2020 - 12:34 WIB
Ringkus Peracik Petasan, Polres Bondowoso Sita 14 Kg Bahan Peledak
tersangka Andika diringkus di gudang pembuatan petasan.(foto: Riszki Amirul Ahmad)

BONDOWOSO, iNews.id – Satreskrim Polres Bondowoso, Jawa Timur (Jatim) mengamankan pembuat petasan, Andika (40), warga Sukosari, Bondowoso. Montir motor ini diringkus karena kedapatan membuat dan menyimpan bahan petasan dalam jumlah besar.

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan 14 kilogram bahan peledak siap jual. Tak hanya itu, polisi juga mengamankan sejumlah peralatan untuk membuat petasan di rumah produksi tersangka, di antaranya timbangan duduk, nampan, serta kayu penumbuk.

Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz mengatakan, kasus ini terbongkar atas laporan masyarakat tentang maraknya penjualan bubuk petasan di wilayah Sukosari. Dari laporan ini, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Andika.

“Tersangka kami tangkap saat mengantarkan serbuk petasan kepada pemesan. Begitu digeledah di dalam tas ransel ada 14 bungkus serbuk petasan siap pakai,” katanya, Rabu (20/5/2020).

Hasil penyelidikan polisi, Andika bukan hanya penjual, tetapi juga produsen. Dia kerap menerima pesanan untuk membuat mercon segala ukuran.

Tak hanya itu, tersangka juga sangat mahir mencampur bahan-bahan peledak, seperti potasium, belerang serta bahan lain yang membuat daya ledak petasan semakin besar. “Kami juga masih kembangkan dari mana bahan peledak itu. Dugaan kami ada penyuplai bahan yang lebih besar dari luar daerah,” katanya.

Khusus untuk 14 serbuk bahan peledak yang diamankan, Andika mengaku hendak dijual kepada pemesan. Harganya Rp150.000/kg. Andika mengaku, 1 kg bubuk mesiu bisa digunakan untuk membuat 2.000 butir petasan ukuran sedang.

Pada kasus ini, tersangka dijerat pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Ancaman hukumannya paling lama 20 tahun penjara.


Editor : Ihya Ulumuddin